YUNANTO

Selamat Datang Di BLOG Saya...

Yunanto

Mahasiswa STMIK Rosma Karawang Jurusan Teknik Informatika Tahun Akademik 2012

Senin, 29 Juli 2013

Tweet yang Bisa Mengantar Ke Penjara

twitter1
Twitter sangat disukai. Di Indonesia pun demikian,  sangat banyak pengguna Twitter yang setiap hari berinteraksi di sana. Dengan 140 karakter pengguna dapat mengungkapkan opini mereka tentang berbagai kejadian yang mereka ketahui, bisa mengkritik pemeritah atau sekadar mengolok-olok suatu kebijakan tertentu. Namun selain itu, tahukah anda bahwa tweet yang anda lakukan dapat mengantar anda berakhir di penjara?
Meskipun di Indonesia bisa belum ada kasus karena tweet masuk penjara, namun hal ini perlu anda antisipasi agar tidak menimpa anda di masa depan. Berikut ini beberapa tweet di Amerika Serikat yang mengantarkan pengguna Twitter masuk penjara.
1. Tweet tentang Pembunuhan Massal
Seorang pelajar berusian 15 tahun melakukan tweet tentang mass homicide terkait dengan perkara penembakan George Zimmerman terhadap Trayvon Martin. Isi tweetnya adalah: If Zimmmerman free imma shoot everybody in Zion causing a mass homicide, and ill get away wit it just like Zimmerman.
Akibatanya polisi menahan pelajar ini, namun tidak menemukan potensi ancaman karena ia tak bersenjata. Ia kemudian dilepaskan kembali karen ahanya dikenai sangkaan perilaku tidak tertib.
2. Tweet tentang Keinginan Membunuh Presiden
Donte Jamar Sims melakukan tweet sebagai berikut:
Ima hit president Obama with that Lee Harvey Oswald swagg. Jelas sekali twwet tersebut menyatakan keinginan membunuh Presiden Barack Obama yang berakibat ditangkapnya Donte Jamar Sims.
3. Tweet Mengajak Orang Lain untuk Membunuh Presiden
Jarvis Britton dikenakan penjara selama satu tahun karena mengajak orang lain melalui tweet-nya untuk membunuh Presiden Obama pada bulan September 2012. Isi tweet-nya adalah: Let’s kill the president. F.E.A.R.
Masih banyak lagi tweet yang bisa membawa pelakunya berakhir di penjara. Untuk itu, anda perlu menjaga sikap agar tidak mudah melakukan tweet yang bertendensi mengancam seperti hendak membunuh seseorang atau mengajak orang lain untuk melakukannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar