Makalah Model Kepemimpinan di Era Informasi
Disusun Oleh :
Ø YUNANTO
Ø YUNIASARI
Ø TRI SULISTIONO
Ø PAULUS RAY
SHANDY
Ø MOECHAMAD AGUS
DARMAWAN
TAHUN AKADEMIK 2012/2013 STIMIK ROSMA KARAWANG
KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT
yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kami, sehingga
kami dapat menyusun dan menyelesaikan makalah ini yang berjudul ”Musaqoh,
Muzara’ah, dan Mukhabarah” tanpa ada suatu halangan apapun.
Makalah ini kami susun sebagai salah
satu materi yang akan kami presentasikan agar mahasiswa mampu bersikap aktif.
kami mengucapkan banyak terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu
baik secara langsung maupun tidak langsung, khususnya kepada:
1. Ibu Widi Asih Kartika, S.Pd.M.Kom selaku Dosen
Komputer yang terhormat
2. Rekan /
Rekanita senasib seperjuangan yang berbahagia
3. Segenap
mahasiswa / mahasiswi STMIK ROSMA Karawang yang telah membantu data menyelesaikan
makalah ini.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu
penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Semoga makalah yang kami
susun ini bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya.
Karawang 11, juni 2013
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR................................................................................................................. 2
DAFTAR ISI................................................................................................................................ 3
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................... 4
A. Latar Belakang....................................................................................................................... 4
B. Rumusan Masalah.................................................................................................................. 5
C. Tujuan.................................................................................................................................... 5
D. Sistematika Penulisan............................................................................................................. 5
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................................ 6
A. Perkembangan
Informasi Sangat Diperlukan
Pemimpin dan Kepemimpinan......................................................................................... 6
B. Pentingnya
Membuat Organisasi Kerja Lebih Manusiawi
BagiPemimpin........................................................................................................................ 7
C.
Pemimpin Yang
Efektif dan Efisien...................................................................................... 7
D.
Tipe Pemimpin....................................................................................................................... 11
E.
Perkembangan
Zaman............................................................................................................ 11
BAB III PENUTU.................................................................................................................... 13
A. Kesimpulan.............................................................................................................................. 13
B. Saran........................................................................................................................................ 13
Daftar Pustaka.............................................................................................................................. 14
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kepemimpinan sangat penting dalam organisasi dalam tiga
hal. Pertama, kepemimpinan memastikan efektifnya upaya pencapaian tujuan
organisasi. Pemimpinlah yang menggerakkan semua komponen organisasi ke arah
tujuan yang hendak dicapai. Kedua, kepemimpinan memungkinkan berkembangnya
organisasi. Para pemimpinlah yang mendorong terjadinya perubahan dalam
organisasi melalui inovasi-inovasi baru untuk mengatasi berbagai persoalan
maupun memenangkan persaingan. Di masa-masa kritis para pemimpin mampu muncul
sebagai penyelamat organisasi. Ketiga, pemimpin menjadi sumber
semangat dan motivasi segenap anggota organisasi. Para pemimpin
seolah memberikan inspirasi semua orang untuk berbuat sesuatu.
Kekuatan kepemimpinan menghadirkan pengaruh yang akhirnya
membedakan antara organisasi yang sukses dan gagal. Warren Bennis mengatakan
bahwa faktor yang memampukan orang bekerja dan pada akhrinya menentukan
organisasi mana yang berhasil atau gagal adalah kepemimpinan.
Pengaruh kepemimpinan bahkan masih dirasakan di luar
konteks organisasi sepanjang terjadi hubungan antara pemimpin dengan
pengikutnya. Mengingat kepemimpinan sangat erat kaitannya dengan kualitas
kepribadian seseorang, maka pembelajaran kepemimpinan sepatutnya dikembangkan. Karena semakin
lanjut dan mendalam pembelajaran tersebut dan semakin tinggi kompetensi
kepemimpinan yang dicapai individu maka semakin matang pula
Makalah ini ditulis dengan tujuan dapat memberikan
wawasan kepada pembaca secara garis besar mengenai kepemimpinan sehingga
pembaca dapat memahami apa yang dimaksud dengan kepemimpinan dan pembaca dapat
menentukan bagaimanakah kepemimpinan yang efektif dan edisien.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang masalah tersebut maka rumusan masalah dalam makalah ini
adalah :
1. Apa yang
menyebabkan perkembangan informasi sangat diperlukan pemimpin dan kepemimpinan
di zaman modern yang serba kompleks yang disebabkan oleh proses industrialisasi
ini?
2. Mengapa untuk
membuat setiap organisasi kerja menjadi lebih manusiawi menjadi hal yang
penting bagi para pemimpin?
3.
Apa saja
ciri-ciri karakteristik seorang pemimpin yang efektif dan efisien?
C. Tujuan
Adapun
tujuan dalam penulisan makalah ini adalah:
Ø Mengetahui pengertian
dari belajar
Ø Mengetahui
faktor - faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam belajar
Ø Mengetahui
ciri-ciri
karakteristik seorang pemimpin yang efektif dan efisien
D.
Sistematika Penulisan
Bahan-bahan makalah saya ambil dari buku-buku Komputer
dan dari internet yang berbeda-beda supaya data yang saya kumpulkan tentang
materi Komputer bisa mendekati kejadian yang sebenarnya telah terjadi
dan bisa menyampaikan materi dengan baik. Untuk lebih jelasnya nanti saya
lampirkan pada daftar pustaka sumber-sumber yang saya ambil.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Perkembangan Informasi Sangat Diperlukan Pemimpin dan Kepemimpinan
Berkat
perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi, baru-baru ini telah muncul
era baru yang disebut dengan istilah era informasi. Pada era ini, informasi
telah menjadi bagian dari kebutuhan primer setiap orang. Dan dengan bantuan
teknologi yang ada, informasi menjadi semakin mudah dan cepat diperoleh. Pemimpin
dalam era ini tidak lagi membatasi distribusi informasi kepada para anggota dan
staf yang dipimpinnya, namun justru harus bertindak sebagai fasilitator untuk
menyampaikan informasi kepada anggota atau staf yang dipimpinnya. Oleh karena
itu, para pemimpin harus menjadi “kaya akan informasi”. Kekayaan akan informasi
yang dimiliki oleh para pemimpin akan membantu dalam mengenali area produktif
di tengah-tengah gelombang ketidakpastian dan memampukan memimpin organisasi
memasuki area tersebut dalam rangka memperoleh keuntungan.
Dalam era informasi ini, pemimpin dituntut untuk memiliki
ketrampilan, khususnya untuk mengoperasikan teknologi informasi dan menjelajahi
jaringan global dunia atau yang dikenal dengan internet. Keterampilan itu tidak
sekedar untuk mengoperasikan, melainkan juga untuk mengolah data dan
memanfaatkan informasi yang dihasilkan dari hasil pengolahan data itu.
Bagaimana meningkatkan efisiensi melalui otomatisasi pekerjaan rutin dengan
memanfaatkan teknologi merupakan ketrampilan yang harus dikuasai, agar perusahaan
yang dipimpinnya akan efektif dalam menjalankan roda bisnisnya dan mampu
bersaing secara kompetitif.
B. Pentingnya Membuat Organisasi Kerja Lebih Manusiawi Bagi Pemimpin
Organisasi
kerja pada hakikatnya harus merupakan system yang penuh unsur-unsur kemanusiaan
jangan dianggap seperti sistem robot atau sistem mesin belaka. Manajemen dalam
organisasi kerja pada dasarnya harus merupakan suatu usaha mengkoordinasikan
tenaga manusia yang bertumpu pada bakat dan kemampuan individu masing-masing
yang terus-menerus harus dikembangkan.
Secara implisit, organisasi kerja tersebut harus
memberikan kesempatan kepada setiap warganya untuk berkembang dan
merealisasikan diri serta untuk memberikan kontribusi sosial, sesuai dengan
bakat dan kemampuan masing-masing. Maka pemimpin yang berhasil ialah orang yang
mampu menciptakan kondisi sosial sedemikian, sehingga setiap orang dapat
memaksimalkan daya dan kreativitasnya. Keadilan dan kesejahteraan itu harus
merata, baik pada lapisan masyarakat atas maupun pada lapisan bawah. Maka nilai
dan martabat individu sebagai manusia harus diutamakan faktor manusia itu lebih
penting daripada mesin, uang, material, dan lain-lain.
C. Pemimpin Yang Efektif dan Efisien
Seorang pemimpin yang efektif dan
efisien harus memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
1. Knowledge / Pengetahuan
Seorang pemimpin harus memiliki pengetahuan yang baik
tentang kepemimpinan dan ilmu tentang ruang lingkup kerja profesinya yang
terdiri dari pengetahuan kognitif maupun skill / keterampilan. Seorang pemimpin
akan dihadapkan pada situasi tertentu dimana dia harus mengambil keputusan yang
tepat dalam menyelasaikan masalah. Dasar untuk pengambilan keputusan yang tepat
adalah pengetahuan dan kemampuan berpikir kritis yang dimiliki. Contoh: Seorang
pemimpin harus mengetahui tentang konsep kebutuhan dasar manusia, teori
motivasi, teori bekerja dalam kelompok dan ilmu perilaku. Dengan pengetahuan
tersebut maka ia akan lebih bisa memahami karakter anak buah / bawahannya dan
hal ini bisa membantu leader dalam menentukan tindakan apa yang harus dilakukan
pada bawahan agar dapat mempengaruhi motivasi dan perilakunya agar dapa bekerja
sama dalam mencapai tujuan.
- Self Awareness / Kesadaran Diri
Pemimpin yang
baik harus mengenal dirinya dengan baik, diawali dengan mengevaluasi kekurangan
dan kelebihan yang dimiliki sehingga kekurangan tersebut dapat ditingkatkan.
Perlu juga evaluasi tentang perasaan dan situasi yang berhubungan serta
mekanisme koping yang dilakukan. Identifikasi koping yang dilakukan serta perbaiki
koping yang destruktif atau maladaptive kearah koping yang konstruktif atau
tidak merugikan dan menyakiti diri sendiri dan orang lain. Dengan kesadaran
diri yang baik kita akan menyadari bahwa tak ada manusia yang sempurna, setiap
orang berhak untuk mengalami dan mengekspresikan rasa senang, sedih, kecewa,
bahagia, cemas dan sebagainya. Seorang pemimpin yang baik harus bisa mengenali
tanda-tanda ini pada bawahannya dan selalu berusaha belajar cara mengahadapi
kondisi yang ada dengan cara yang baik. Contoh: seorang pemimpin menyadari
bahwa dirinya memiliki kekurangan yaitu sering tidak fokus terhadap tujuan,
dengan mengetahui kekurangannya itu pemimpin tersebut dapat mengambil tindakan
untuk memperbaiki kekurangannya tersebut.
- Communication/Komunikasi
Komunikasi adalah jantungnya kepemimpinan. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik terhadap teman maupun bawahan karena komunikasi yang baik merupakan satu strategi dalam mempengaruhi orang lain.
Teknik komunikasi yang harus dimilki diantaranya :
Ø Mendengar aktif
(active listening)
Ø Menyusun arah /
arus informasi
Ø Asertif /
menyambut
Ø Saling memberi
umpan balik
Ø Linking dan networking
Ø Mengkomunikasikan
visi
Contoh: Saat
organisasi yang sedang dipimpin oleh pimpinan sedang mengalami krisis, pimpinan
mengkomunikasikan masalah ini kepada bawahan dan mau mendengarkan saran-saran
yang diberikan oleh bawahan.
4. Energi
Seorang pemimpin harus terus menerus tampil dengan energi yang baik dalam penampilan dan pekerjaannya. Untuk memiliki energi yang baik dan semangat yang baik maka seorang pemimpin harus memiliki rasa percaya diri dan memiliki hidup yang seimbang sehingga energi dapat terus menerus terjaga. Pemimpin yang selalu terlihat semangat dalam penampilan dan bekerja akan memotivasi bawahan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas kerjanya. Energi yang dimiliki seorang pemimpin akan mempengaruhi respon bawahan terhadap dirinya maupun terhadap pekerjaan yang dilakukan. Contoh: seorang pemimpin selalu bersemangat, bergairah, dan memasang wajah yang ceria ketika bertemu dengan bawahannya sehingga bawahan yang melihat semangat pimpinannya akan termotivasi dan semangat itu akan mengalir ke jiwa bawahannya.
Seorang pemimpin harus terus menerus tampil dengan energi yang baik dalam penampilan dan pekerjaannya. Untuk memiliki energi yang baik dan semangat yang baik maka seorang pemimpin harus memiliki rasa percaya diri dan memiliki hidup yang seimbang sehingga energi dapat terus menerus terjaga. Pemimpin yang selalu terlihat semangat dalam penampilan dan bekerja akan memotivasi bawahan untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas kerjanya. Energi yang dimiliki seorang pemimpin akan mempengaruhi respon bawahan terhadap dirinya maupun terhadap pekerjaan yang dilakukan. Contoh: seorang pemimpin selalu bersemangat, bergairah, dan memasang wajah yang ceria ketika bertemu dengan bawahannya sehingga bawahan yang melihat semangat pimpinannya akan termotivasi dan semangat itu akan mengalir ke jiwa bawahannya.
5.
Goal / Tujuan
Tujuan adalah apa yang akan diralisasikan atau arah yang akan dicapai, alasan seseorang dan merupakan motivasi untuk berbuat sesuatu / melakukan pekerjaan tertentu. Seorang pemimpin harus mempunyai tujuan yang jelas yang meliputi Apa, Siapa, Kenapa dan Bagaimana. Tujuan ini kemudian harus dikomunikasikan dengan bawahan agar mereka bisa menerima, memahami dan menyetujui tujuan tersebut sehingga dapat didiskusikan bersama cara pencapaiannya. Contoh: pemimpin perguruan bela diri mempunyai tujuan akan menjadikan perguruan yang dia pimpin menjadi perguruan bela diri internasional.
Tujuan adalah apa yang akan diralisasikan atau arah yang akan dicapai, alasan seseorang dan merupakan motivasi untuk berbuat sesuatu / melakukan pekerjaan tertentu. Seorang pemimpin harus mempunyai tujuan yang jelas yang meliputi Apa, Siapa, Kenapa dan Bagaimana. Tujuan ini kemudian harus dikomunikasikan dengan bawahan agar mereka bisa menerima, memahami dan menyetujui tujuan tersebut sehingga dapat didiskusikan bersama cara pencapaiannya. Contoh: pemimpin perguruan bela diri mempunyai tujuan akan menjadikan perguruan yang dia pimpin menjadi perguruan bela diri internasional.
6.
Action /
Tindakan
Seorang pemimpin yang baik adalah pandai dalam mengambil keputusan yang tepat dan berorientasi pada tindakan / action. Untuk dapat mengambil keputusan dan bertindak dengan baik maka seorang pemimpin harus memiliki pengetahuan, kesadaran diri, kemampuan berkomunikasi dengan baik, energi, dan tujuan yang jelas. Seorang pemimpin harus menjadi role model yang baik dalam cara kepemimpinannya, dalam pelaksanaan tugas maupun dalam membangun kerja sama dan bekerja sama dengan orang. Contoh: pada sebuah acara event dan kebetulan ada satu bintang tamu yang tidak bisa hadir maka ketua harus bertindak cepat mencari pengganti bintang tamu yang tidak bisa hadir tersebut.
Seorang pemimpin yang baik adalah pandai dalam mengambil keputusan yang tepat dan berorientasi pada tindakan / action. Untuk dapat mengambil keputusan dan bertindak dengan baik maka seorang pemimpin harus memiliki pengetahuan, kesadaran diri, kemampuan berkomunikasi dengan baik, energi, dan tujuan yang jelas. Seorang pemimpin harus menjadi role model yang baik dalam cara kepemimpinannya, dalam pelaksanaan tugas maupun dalam membangun kerja sama dan bekerja sama dengan orang. Contoh: pada sebuah acara event dan kebetulan ada satu bintang tamu yang tidak bisa hadir maka ketua harus bertindak cepat mencari pengganti bintang tamu yang tidak bisa hadir tersebut.
D. Tipe pemimpin
Tipe-tpe
kepemimpin menurut beberapa ahli antara lain ; Menurut GR. Terry tipe pemimpin terbagi dalam 6
kelompok yaitu :
·
Personal
leadership
·
Non
personal leadership
·
Autoritation
leadership
·
Democratic
·
Paternalistis
·
Indogenious
Selanjutnya menurut Kurt Lewis
tipe pemimpin ada 3 yaitu :
Ø Otokratis
Ø Demokratis
Ø Laissezfaire
Menurut Ircham Asrori tipe
pemimpin dan kepemimpinan yang baik adalah ;
ü Memiliki pengetahuan yang luas
ü Kemampuan
menumbuhkembangkan
ü Intuitif
ü Analitik
ü Daya ingat yang
kuat
ü Integratif
ü Komunikasi
efektif
ü Mendidik
ü Rasionalitas
ü Objektif
ü Pragmatis
ü Menentukan
prioritas
ü Naluri yang
tepat
ü Rasa kohesi dan
relevansi yang tinggi
ü Pendengar yang
baik
ü Adaptabilitas
ü Fleksibilitas
ü Ketegasan dan keberanian
serta berorientasi masa depan.
E. Perkembangan zaman.
Perkembangan zaman dari zaman primitif hingga saat ini
mengalami beberapa fase dengan keunggulan setiap fase atau eranya.
Fase pertama
Zaman purbakala, dengan strategi bertahan hidup cukup dengan
berpindah dari satu kawasan dengan mengkonsumsi pepohonan yang berbuah hingga
habis dan berpindah ke kawasan lain dan pada siklusnya kembali lagi ketempat
semula, cara ini disebut dengan nomaden.
Fase kedua bercocok tanam
Dari nomaden manusia mulai mengenal cara bercocok tanam
dan menetap pada suatu hamparan pertanian dan peternakan. Pada era ini siapa
yang mampu dan mempunyai tenaga maka lahan yang digarapnya akan semakin luas
dan ia akan menjadi tuan tanah yang disegani dieranya.Tak salah kalau dizaman
ini semboyan banyak anak banyak rezeki berlaku karena tenaga menggarap lahan
pertanian semakin banyak dan area yang dimiliki juga akan semakin luas.
Fase modal / mesin
Ditemukannya mesin uap dan berkembang dengan mesin
lainnya merubah negara agraris menjadi industrial. Fase ini baru saja kita
lewati yang ditandai dengan siapa pemilik modal dengan mesin produksinya maka
produknya menguasai dunia dan pemiliknya menjadi orang yang berkuasa. Modal
lain yang apabila dapat dikuasai seperti emas, barang tambang lainnya hingga
emas hitam (minyak mentah) maka merekalah yang akan menguasai dunia. Tak heran
pada era ini banyak negara yang kuat berlomba untuk menancapkan kuku mereka di
negara yang miskin dan lemah untuk menguasai emas hitamnya, kadang untuk menguasai
tersebut dihembuskan isu Ham dan lainnya.
Fase informasi / kecerdasan
Saat ini era informasi, dimana yang menguasai
informasilah yang menguasai dunia. Maraknya dunia industri bahkan sampai
melintasi negara sebuah perusahaan holding yang mempunyai anak perusahaan
dibanyak negara mendorong penggunaan teknologi informasi untuk mengkordinasikan
perusahaannya dengan baik. Dengan memanfaatkan informasi dan segala
keunggulannyalah sebuah perusahaan multinasional dapat berkembang dan menguasai
dunia.
Dari uraian diatas jelas bahwa dengan tipe pemimpin yang
baik dan ideal tersebut ditambah dengan penguasaan teknologi informasi
diharapkan akan dapat mengimbangi persaingan dunia yang saat ini berlomba dalam
penguasaan informasi dan teknologinya.
Pemimpin yang diharapkan dapat membawa perubahan kearah
yang lebih baik adalah tipe pemimpin yang dapat memanfaatkan teknologi informasi dengan
keputusan dan kebijakan yang berbasis lingkungan. Kenapa lingkungan ? karena isu global warming menyadarkan
dunia bahwa mengkonsumsi atau menggunakan produk dan cara produksi yang ramah
lingkungan akan mendapat simpati dari masyarakat dunia. Pemimpin yang saat ini
tidak berorientasi lingkungan maka pemimpin tersebut akan ketinggalan zaman dan
apapun hasil kerjanya akan diboikot oleh masyarakat dunia yang saat ini telah
sadar akan arti pentingnya menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan.
BAB III
P E N U T U P
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian pembahasan di atas
dapat disimpulkan bahwa:
Ø Dalam era
informasi ini, pemimpin dituntut untuk memiliki ketrampilan, khususnya dalam
hal perkembangan informasi yaitu bagaimana memanfaatkan teknologi untuk
meningkatkan efisiensi dan mampu bersaing secara kompetitif.
Ø Pemimpin yang
berhasil ialah orang yang mampu memberikan kesempatan kepada setiap warganya
untuk berkembang dan merealisasikan diri serta untuk memberikan kontribusi
sosial, sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing orang sehingga setiap
orang dapat memaksimalkan daya dan kreativitasnya.
Ø Karakteristik
pemimpin yang efektif dan efisien adalah pemimpin yang mempunyai sifat-sifat
pengetahuan, kesadaran diri, komunikasi, energi, mempunyai tujuan, tindakan,
dan memiliki kualitas diri serta kualitas perilaku.
B. Saran
Menyadari
pentingnya peranan kepemimpinan dalam sebuah organisasi termasuk dalam suatu
negara maka alangkah baiknya jika seluruh pemimpin-pemimpin yang ada di
Indonesia untuk menanamkan karakteristik pemimpin yang efektif dan efisien
sebagaimana yang telah dibahas di atas.
Setelah Penulis
dapat menyelesaikan makalah ini, saya harapkan saran dan kritik dari bapak
pembimbing dan rekan-rekan sekalian demi kesempurnaan makalah ini. Dan semoga
makalah ini bermanfaat bagi yang membaca. Amien.
DAFTAR PUSTAKA
Ø Kartono, Dr.
Kartini. Pemimpin dan Kepemimpinan Apa. Jakarta: PT RajaGrafindo
Persada. 1994.
Ø http://www.rajawana.com/artikel/pendidikan-umum/258-kepemimpinan-efisien-dan-efektif.html
Ø http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-tugas-makalah/kepemimpinan/kualitas-sdm
Ø
http://entinkartinahmajalengka.blogspot.com/2009/04/hubungan-antara-organisasi-administras.html
http://forum.pnpm-jatim.com/viewtopic.php?id=5
http://blog.poltekmalang.ac.id/media/3/200905267.%20KEPEMIMPINAN%20DI%20ERA%20INFORMASI.doc
http://forum.pnpm-jatim.com/viewtopic.php?id=5
http://blog.poltekmalang.ac.id/media/3/200905267.%20KEPEMIMPINAN%20DI%20ERA%20INFORMASI.doc
Tidak ada komentar:
Posting Komentar