Uas = ujian akhir semester, dimana ujian tersebut menguji kemampuan mahasiswa untuk mendapatkan ipeka yang patut dibanggakan ke orang-orang, walaupun itu hasil contekan. Banyak yang suka tegang kalau sudah mendekati uas. Entah apa yang menyebabkan seseorang bisa tegang mendekati uas. Mungkin UAS tersebut adalah sesosok nama bintang porno terkenal, memiliki body yang sangat seksi dan memiliki te*tek berukuran 56B. Wew, fantastis -_____-
Menjelang mendekati uas, banyak mahasiswa yang mulai disibukan untuk mempelajari materi-materi yang telah diberikan dosen. Ada yang bener-bener sibuk belajar mengulang materi awal sampe akhir, dan ada juga yang sibuk mempelajari posisi mana yang enak ketika dipake untuk berhubungan badan bareng dosen pembimbing. #okeiniabaikan
Kebanyakan mahasiswa ketika sudah memasuki jadwal ujian akhir semester, grafik tingkat kestresannya akan meningkat melebihi grafik perkembangan naiknya mata uang dollar amerika di indonesia, kira-kira sekitar 95% mahasiswa akan menjadi gila akut menjelang uas akan dilaksanakan. Itu disebabkan, karena banyaknya mahasiswa yang bingung pertanyaan apa yang akan diberikan. Mau dibaca dari awal sampe akhir kebanyakan, kalau dibaca akhirnya doang, ehh nggak taunya materi diawal juga keluar di soal uas. Biasanya, sebelum uas dilakukan, dosen-dosen akan memberikan kisi-kisi soal kepada mahasiswanya. Tapi percuma, nggak semua kisi-kisi tersebut akan keluar, dan mahasiswa pun berhasil dikelabui dosen dengan tujuan agar banyak dapat pemasukan dari daftar SP yang diikuti oleh mahasiswa.
Apalagi untuk mahasiswa yang biasa menggunakan sistem belajar dengan program SKS (Sistem Kebut Semalam), uas menjadi momok yang sangat menakutkan untuk mereka. Kenapa gue bilang begitu?? karena hampir rata-rata mahasiswa yang menggunakan program SKS ini, segala materi yang dipelajarinya akan hilang begitu aja ketika menghadapi soal-soal uas yang diberikan. Hingga gue mengambil kesimpulan, soal-soal uas ini memiliki kemampuan hipnotis yang dapat membuat seseorang amnesia, sehingga membuat kita akan lupa sedang apa, lagi dimana, siapa saya, dan siapa tuhan saya.
Gue juga mengambil kesimpulan, soal-soal uas itu sejenis makhluk PHP yang sedang menyamar dalam bentuk soal. Kenapa gue bisa bilang begitu?? Karena oh karena.......... Apa yang kita pelajari, apa yang kita pahami dan apa yang diterangkan oleh dosen belum tentu akan keluar disoal-soal uas yang diberikan. Terkadang gue suka bingung, buat apa dosen membuang-buang waktunya berbulan-bulan, berabad-abad untuk memberikan materi perkuliahan, tapi materi-materi tersebut tidak keluar sama sekali di soal-soal uas. Semuanya keliatan percuma dan buang-buang waktu. Itu sama aja, kayak kita dekat dengan seseorang berbulan-bulan, bertahun-tahun, tapi kita belum tentu akan bisa memilikinya untuk dapat kita cintai. PERIH MEN, PERIH!!!! *oke ini gue curhat sejenak*
Gue juga sempat mikir, ini yang salah dosennya atau si pembuat soal, dan atau bisa jadi soal-soal uas ini mempunyai hobi mempermainkan perasaan mahasiswa, nggak beda jauh kayak gebetan. Entahlah hanya Tuhan dan merekalah yang tau. :((
Gue terkadang suka kesel kalau udah mengalami kejadian tersebut, dan gue pun yakin kalian mengalami hal yang sama seperti yang gue rasakan. (NGAKU AJA LO NGGAK USAH MUNAFIK)
Rasanya gue kayak digantungin, gue dipermainkan dan gue dibodoh-bodohi dengan soal-soal uas yang diberikan. Gue pengen ngamuk dengan soal-soal ini, gue pengen menyudahi hubungan gue dengan soal-soal uas ini. DAN YANG PALING UTAMA, GUE UDAH NGGAK KUAT DIGANTUNGIN SEPERTI INI, GUE BENCI KANG PHP!!! :((
Ketika sudah mengalami kebuntuhan seperti ini, yang biasa gue lakukan cuma 4: 1. gelisah 2.lihat kiri kanan 3. curhat dikertas jawaban dan 4. gelisah ketika lihat kiri kanan sambil curhat dikertas jawaban.
Dari pengamatan gue selama dikampus, ada beberapa tipe-tipe mahasiswa ketika mulai buntu menjawab soal-soal uas yang diberikan:
1. Mahasiswa Potokopi.
Kenapa gue bilang mahasiswa potokopi?? Bukan berarti dia adalah mahasiswa yang memiliki pekerjaan sebagai tukang potokopi. BUKAN!!!
Mahasiswa kang potokopi yang gue maksud disini adalah mahasiswa yang udah bingung mau ngejawab apa dikertas jawaban. Akhirnya dia mengambil inisiatif untuk menyalin kembali soal-soal dikertas jawaban. Dengan harapan dosen akan memberikan upah menulis.
2. Mahasiswa Pembawa Kertas Sakti.
Mahasiswa seperti ini bisa dibilang sejenis mahasiswa menyerupai kera sakti. Bedanya, kera sakti ditugaskan untuk mencari kitab suci bareng tomsamcong dkk. Sedangkan mahasiswa, ditugaskan untuk membuat jawaban-jawaban sakti diatas kertas yang sudah diperkecil bareng teman-teman sekosantnya, jadi saat otak mulai buntu menjawab pertanyaan, maka kertas sakti tersebut dapat memberikan pencerahan, banyak yang bilang itu adalah kertas contekan. Kertas sakti ini banyak kaedah manfaatnya untuk mahasiswa yang udah stak menjawab pertanyaan. Biasanya kertas sakti ini sudah dipersiapkan dirumah/dikosant yang telah diringkas sebaik mungkin hingga larut pagi. Tapi ada hal yang sangat menyakitkan dari kertas sakti ini, ketika sudah disalin dari malam hingga ketemu pagi, pas dibuka menjelang uas nggak ada satupun jawaban yang keluar dari soal-soal yang diberikan. Yang akhirnya memaksa mahasiswa untuk kembali lagi ke POINT NOMER 1.
3. Mahasiswa Hobi Curhat
Yah, ini adalah mahasiswa yang memiliki kemampuan merangkai kata-kata indah agar mendapat belas kasihan bagi yang membacanya. Contoh kata-kata indah tersebut bisa dilihat di kode ** .. Point ketiga ini cara yang biasa gue lakukan untuk mendapatkan nilai ala kadarnya atau biasa disebut nilai belas kasihan, dan alhamdulillah cara gue ini selalu tembus dan membuat dosen-dosen prihatin dengan keadaan gue. Harap cara ini jangan dicontoh dan kalau mau dilakukan harus didampingi dengan orang-orang yang sudah profesional atau berpengalaman.
Itulah jenis-jenis mahasiswa ketika menghadapi ujian akhir semester. Gue sangat yakin kalian pasti ada di kriteria yang gue sebutkan tadi. Apabila ada yang belum disebutkan, mohon dimaafkan. Karena gue ini cuma manusia biasa yang tidak mampu mengamati dengan sempurna selayaknya satelit luar angkasa. Saya tutup blog saya ini dengan mengucapkan wabillahi taufiq walidayah, wassalamu alaikum warahhmatullahi wabarokatuh..