YUNANTO

Selamat Datang Di BLOG Saya...

Yunanto

Mahasiswa STMIK Rosma Karawang Jurusan Teknik Informatika Tahun Akademik 2012

Rabu, 19 Juni 2013

Wow! Masih Banyak Perusahaan Pakai Software Bajakan

Masalah software bajakan merupakan masalah yang tidak kunjung selesai. Tingkat pembajakan di Indonesia juga masih sangat tinggi, yaitu 86%. Meskipun demikian, pemberatasan software bajakan masih terus dilakukan oleh BSA dan pihak kepolisian. Baru-baru ini BSA menertibkan 20 perusahaan di wilayah Subang, Bogor dan Cikarang. BSA memeriksa lebih dari 400 perangkat komputer dan menyita software tidak berlisensi senilai USD 177.018 atau sekitar Rp 1,7 miliar yang dimiliki Adobe, Autodesk, Microsoft, dan Symantec. Tampaknya dari temuan tersebut masih sangat banyak perusahaan yang menggunakan software bajakan. Dari pemeriksaan yang dilakukan perusahaan yang menggunakan software bajakan tersebut bergerak di bidang garmen, percetakan, pakan ternak, kimia, dan percetakan. Zain Adnan Kepala Perwakilan BSA di Indonesia menyebutkan, pembajakan software adalah sebuah masalah serius yang tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi suatu negara, namun juga merugikan industri perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menciptakan lapangan kerja baru, atau diinvestasikan kembali dalam bentuk riset dan pengembangan. Satu hal penting yang harus dipaham banyak perusahaan menggunakan software bajakan karena mereka beranggapan software asli harganya masih mahal. Selain itu, tampaknya banyak perusahaan yang belum memahami pentingnya penggunaan software asli atau berlisensi. Untuk itulah, usaha pemberatasan pembajakan harus dilakukan tidak hanya dengan penggerebekan, tetapi juga melalui pendidikan. Artinya, perusahaan diberikan pengetahuan tentang software asli dan keuntungan penggunaan software asli atau berlisensi. Tidak kalah pentingnya adalah harga sofware asli atau berlisensi harus makin murah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar