YUNANTO

Selamat Datang Di BLOG Saya...

Yunanto

Mahasiswa STMIK Rosma Karawang Jurusan Teknik Informatika Tahun Akademik 2012

Rabu, 19 Juni 2013







Perilaku narsis di media sosial pada awalnya diidentifikasi mewabah di Facebook. Sebagai media sosial paling banyak penggunanya dan kemungkinan memamerkan segala sesuatu lebih mudah dibandingkan media sosial lain, perilaku narsis pengguna Facebook mendapatkan media yang tepat untuk pamer.
Kini, perilaku yang sama mulai merasuki Twitter. Sebuah penelitian dari Universitas Michigan menyebutkan fakta bahwa Facebook dan Twitter menimbulkan perilaku narsis, namun dalam cara yang berbeda.
Menurut penelitian tersebut, cara pengguna dalam menggunakan Facebook dan Twitter dapat menentukan seberapa narsis diri pengguna. Penelitian tersebut menemukan orang narsis paruh baya lebih suka melakukan update di Facebook sementara yang lebih muda suka menyombongkan diri mereka di Twitter.
Salah satu peneliti mengatakan pengguna paruh baya menggunakan Facebook untuk memperoleh persetujuan dari rekan-rekannya terhadap gambar  yang mereka posting. Sementara pengguna yang lebih muda memilih menggunakan Twitter karena mereka over value terhadap pendapat mereka sendiri. Melalui Twitter pengguna lebih muda memperluas lingkaran sosial dan mengkampanyekan pendapat mereka tentang berbagai topik dan isu-isu yang mereka ketahui.
Tidak aneh sebenarnya apa yang dihasilkan penelitian tersebut di atas. Sebagian besar pengguna Facebook dan Twitter memang lebih sering membicarakan diri mereka sendiri, pendapat mereka dan foto-foto diri mereka dalam berbagai kegiatan. Sering tanpa disadari bahwa perilaku memamerkan segala hal tentng diri pribadi tersebut adalah perilaku narsis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar